侴馒预
2019-05-22 04:35:21
2017年1月8日下午5点40分发布
2017年1月8日下午6:40更新

Polisi memeriksa barang bawaan suporter Persebaya Surabaya saat akan memasuki kereta api di stasiun Surabaya Gubeng,Surabaya,Jawa Timur,menuju Bandung untuk ikuti Kongres PSSI,pada 6 Januari 2017. Foto oleh Didik Suhartono / Antara

Polisi memeriksa barang bawaan suporter Persebaya Surabaya saat akan memasuki kereta api di stasiun Surabaya Gubeng,Surabaya,Jawa Timur,menuju Bandung untuk ikuti Kongres PSSI,pada 6 Januari 2017. Foto oleh Didik Suhartono / Antara

BANDUNG,Indonesia(更新) - Enam orang Bonek,sebutan untuk suporter klub Persebaya Surabaya,meregang nyawa usai meminum miras oplosan di Bandung,Jawa Barat。

Kejadian berawal saat keenam pemuda dan 15 orang temannya datang dari Surabaya menuju Kota Bandung dengan niat ikut meramaikan Kongres Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia(PSSI)yang berlangsung hari ini,Minggu,8 Januari。

Mereka berangkat dari Surabaya dengan menumpang sebuah mobil pada Rabu,4 Januari,dan tiba di Kecamatan Pusakanegara,Kabupaten Subang,pada Jumat,6 Januari。 Rombongan kemudian dijemput oleh Singgih,seorang suporter Viking,sebutan untuk pendukung klub Persib Bandung。

Selanjutnya,rombongan Bonek bermalam di rumah Singgih yang beralamat di Kecamatan Compreng,Kabupaten Subang。 Pada Jumat malam,mereka mengkonsumsi miras oplosan yang merupakan campuran dari alkohol 70 persen dengan minuman bersoda dan air kelapa。

Esoknya,pada Sabtu,rombongan Bonek melanjutkan perjalanan ke Bandung diantar Singgih dengan menggunakan kendaraan bak terbuka。 Namun saat di perjalanan,salah seorang Bonek,Briyan Adam Firdaus,mengalami overdosis dan langsung meninggal。

Briyan kemudian dibawa ke Puskesmas Pagaden untuk diperiksa。 Selain Briyan,beberapa orang Bonek juga mengalami keracunan miras oplosan dan meninggal dunia。

Hingga pukul 09:00 WIB,Minggu ,, jumlah Bonek yang meninggal akibat miras oplosan mencapai lima orang。 Berikut nama korban:

  1. Brian Adam Firdaus(17岁),alamat Jalan Brigjen Katamso No. 3 Kecamatan Waru,Kabupaten Sidoarjo
  2. Rudi(23),alamat Desa Pengkol,Kecamatan Waru,Kabupaten Sidoarjo。
  3. Hasrul al Foka(22岁),alamat Desa Sawutrataf,Kecamatan Waru,Kabupaten Sidoarjo。
  4. Nasif(18),alamat Kampung Wedoro Pepe,Kecamatan Waru,Kabupaten Sidoarjo
  5. Sahrul Ali(18岁),alamat Desa Wedoro Utara,Kecamatan Waru,Kabupaten Sidoarjo
  6. Cahya Kurniawan(22),alamat Desa Bungur Asih,Kecamatan Waru,Kabupaten Sidoarjo

Sementara tiga orang lagi masih diraw​​at di RSUD Ciereng,yaitu

  1. Anton(18岁),alamat Wedoro Sukun,Kecamatan Waru,Kabupaten Sidoarjo
  2. Adot(18),alamat Desa Bungur Asih,Kecamatan Waru,Kabupaten Sidoarjo
  3. Wawan(22),alamat Desa Bungur Asih,Kecamatan Waru,Kabupaten Sidoarjo。

Hasil analisa kepolisan,para korban mengalami keracunan akibat miras oplosan yang diberikan Singgih dalam rangka menjamu para tamunya。 Meski demikian status Singgih masih menjadi saksi。

“Sementara masih diperiksa,penetapan tersangka itu harus pelan-pelan,”kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol。 Yusri Yunus saat dihubungi Rappler,Minggu。

Walaupun disebut menjamu tamunya,menurut Yusri,Singgih dan para korban bersama-sama mengoplos dan meminumnya。 Saat ini,Singgih dan rombongan Bonek yang tersisa sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Pagaden Subang。 -Rappler.com